Sabtu, Oktober 03, 2009

Sebuah Penyesalan

aku berjalan... diatas pasir kebimbangan...
kuayun langkah... menyeret rasa keangkuhan...
berlari aku tanpa pernah bertujuan...
hingga nafas layupun...
cuma hampa yg dapat ku genggam.

kemana lagi ku harus mencari..?
untuk siapa aku disini..?
aku terkulai diam terpaku.. mataku sayu...
menatap luasnya langit biru.
lalu sekawan burung terbang melaju...
dihempas anginpun tetap berpacu.

sejenak lalu kusadar.. kepada siapa ku harus mengadu...

Ya Allah...hanya pada-Mu lah ku musti berserah..
dan pada-Mu pula ku harus memohon perlindungan...
sebab semua tahu...

jika Engkau sudah berkehendak...
laut yg tenangpun...
akan mampu jadikan kita bagai seonggok sampah...
yang hanyut terpuruk terbawa arus deras.

jika Engkau sudah berkehendak...
angin yg sepoipun...
akan sanggub jadikan kita bagai segumpal kapas...
yg terbang melayang diterpa badai yg beringas.

jika Engkau sudah berkehendak...
gunung yg menjulang indahpun...
akan mampu jadikan kita bagai secuil plastik bekas...
yang meleleh lantak diterjang bara yg memanas.

dari itulah kini aku jatuh bersimpuh...
duduk terkulai sesali dosa, sombong dan angkuh..,
sebab kini aku tlah sadar...
karena-Mu aku disini...
dan kepada-Mu lah aku nanti pasti kan kembali.
Insya Allah.#

48 comments:

Anazkia mengatakan...

Nyepam dulu mas Rio.. :) lama gak dateng :D

Anazkia mengatakan...

Mas Rio baik2 ajakah...??? knp nada sedih dan penyesalan...??? semoga Allah selalu melindungi mas Rio...

albertus goentoer tjahjadi mengatakan...

yah... mestinya segala bencana yang hadir di tengah kita semakin menyadarkan kita bahwa kita bukan apa-apa di hadapanNya... tidak ada yang abadi di dunia ini...

Wisata Riau mengatakan...

wah.... puidi yg penuh makna,,,,,,
mari kita doakan saudara kita.. yg terkena bencna.. gepa di Sumbar...

dasir mengatakan...

Malam mas..apa kbr?..nitip ini mas ya..BELA NEGARA ALA LANSIA
Trm ksh..

Zippy mengatakan...

Gak ada artinya sebuah penyesalan bro...
Semua udah terlanjur...
Yang ada sebaiknya kita memperbaiki semua kesalahan yang kita buat, selagi masih diberi kesempatan :)

dasir mengatakan...

Puisinya menyentuh kalbuku..

RanggaGoBloG mengatakan...

akang... sayah dateng lagi,.,,,,, hihihihihihih mampir ya

Itik Bali mengatakan...

Penyesalan itu kadang perlu mas,,
sebagai upaya untuk memperbaiki diri
kita ini bukan apa-apa
kita adalah manusia yang selalu penuh dosa dan khilaf
Masih beruntung kita masih diberi kesempatan untuk menyesal..

BIG SUGENG mengatakan...

Manusia memang lemah, semua tergantung kehendak Alloh swt
Makanya kita nggak ada sedikitpun modal untuk sombong

Joddie mengatakan...

yaaaah... jangan nyerah donk baang... semangaat yaaa... don't give up selalu.. 'n sukses buatmu..
;)

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

tetap semangat mas.....

jhoni mengatakan...

waduh......sedih banget nih isi puisinya jadi ikutan sedih!!!

tetap semangat ya kang!?!?!?

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

sedih amat..

Kang Sugeng (mantan copet) mengatakan...

saya menangkap aura kesedihan dari puisi di atas. Mas Rio kenapa?? Baik2 aja kan? Ayo Mas semangat..!! Kita ramaikan lagi jagad blogsphere ing.
dunia akan sepi tanpa Semut yg berkeliaran... bw bw...!!

Henny Y.Caprestya mengatakan...

mampir ke sini dulu..udah lama nggak kesini soalnya ^^

Neng Rara mengatakan...

assalamualaikum,
mas rio knapa lag bersedih banget ya, jika bener lg bersedih sy ikut bersedih lho...he..he..
hilangkan sedihmu mas
wassalam

BrenciA KerenS mengatakan...

puisi renungan yang sangat bagus bro..

bikin trenyuh dan introspeksi diri lagi :)

namaku wendy mengatakan...

udah nyampe kemari belom neh nyariin hayo?!?

RCO mengatakan...

Makanya baca artikelnya BIG Sugeng yang kemarin, seru deh....

Tukang komen mengatakan...

met sore cak rio..... mampir nih setelah sekian lama gak nongol...

KangBoed mengatakan...

HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRR

MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN

SEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..

SALAM SAYANG SELALU

KangBoed mengatakan...

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

freezipe mengatakan...

syukuri apa yang ada...hidup adl anugerah..
http://freezipe.com/

reni mengatakan...

Duuuhhh puisinya.... keren lho..!!

elpa mengatakan...

semangat mas hidup pasti akan berubah,klo kita mau merubahnya...berdo'a trus..moga akan menjadi lebih baik...

yanuar catur rastafara mengatakan...

ehmm,,rugi banget dech ampe menyesal
hehehehe
jangan biarkan terlewat

pelangi anak mengatakan...

Puisinya keren Mas...

Hidup yang indah memang harus dinamis, jadi tidak perlu risau dengan keadaan saat ini...pasti nanti ada perubahan, bergerak ke puncak lagi he..he..he...asalkan diperjuangkan dulu, dengan usaha keras, bathing tulang dan peras keringat he..he.hhe.hhh...juga terus mendekat kepada Sang Pencipta demi takdir baiknya untuk kita dan saudara lain. Semoga bencana yang sedang mendera negeri ini segera berakhir dan tiba saatnya dimana kita semua bisa bahagia bersama amien! Abstrak yah, gak pa pa he,,he,,,he,,,,bisanya astrak dulu kok....

YolizZ mengatakan...

apa kabar mas rio?? :)


duuhh,, puisinya menyentuh banget deehh...

buwel mengatakan...

Hmmmmmm...Maaf mas MUT, buwel jarang kemarih....
buwel lagi jarang OL.....ini juga tadi inget mas RIO kalo buwel OL malem2 hehehehehhe...
Oiya, minal aidin wal faidzinnya ya....
Maaf ngomentnya nggak sesuai postingan....
MOGA Mas MUT sehat selalu ya....
Amiiiin

dedy mengatakan...

sahabat semua itu ada waktunya, Allah maha pengasih dan maha penyayang.

ajeng mengatakan...

Waaaa kenapa mas? Lama saya tidak berkunjung kesini kok jadi melow begini suasananya? Semangat mas,setelah badai langit pasti akan lebih cerah ^_^

andrie callista mengatakan...

salam blogger, lihat kategori award mu disini:
http://andriecallista.blogspot.com/2009/10/1001-blogger-indonesia.html
selamat ya atas awardnya.. ;)

Nee mengatakan...

semut... aku udah balik dari hiatus ku..
kangen euy... ga maen ke tempat semut... eh semutnya juga masih hiatus.. hihihi...

RanggaGoBloG mengatakan...

pak semuuut... sayah datang lagiiii... silahkan kerubutin kandang sayah lagi... hihihihihihi

Bondeker mengatakan...

Maaf klo aku singgah ngintip blog...hohohoho

BIG SUGENG mengatakan...

Waduh... puisinya luar biasa, penuh penghayatan...


saya jadi malu, ternyata saya bukanlah siapa-siapa
ternyata saya hanyalah .....

Tukang komen mengatakan...

datang berkunjung ke rumah sahabat tercinta, semoga berkenan dihati.

dasir mengatakan...

Lama ga main kesini. Apa kbr kang? Salam

ocheholic mengatakan...

Allah mencintai umat yg selalu mengingatNya :)

xamthone plus mengatakan...

wah puisi'y sangat mnyentuh sekli bisa mnjdi inspirasi,,
memang penyesalan datang'y selalu belakangan.
ALLAH selalu membukakan pintu maaf kpd umat'y yg selalu bertakwa dan mengingat-Nya.

obat tradisional darah tinggi mengatakan...

Masa lalu yang telah terlewat hendanknya kita jadikan sebagai cerminan di masa depan, mesk menyisakan sebuah penyesalan,,,,

kanker hati mengatakan...

Yapz,, betul sekali tuh,lagian ngapain kita memikirkan penyesalan,,,, biarlah menjadi motivasi ke depannya,,,,

obat tradisional asam urat mengatakan...

Hmm klo sudah teringat sama penyesalan rasanya berat sekali untuk bangkit kembali,,,

agen xamthone plus surabaya mengatakan...

wah puisi'y sangt menyentuh sekli,,
bisa mnjdi inspirasi nih bwt kita,,,
jdikan penyesalan tersebut bwt mnambah motivasi bwt ke depan'y krn terus mengingat penyesalan tdk akn ada gunanya lg.

agen jelly gamat gold tasikmalaya mengatakan...

puisi'y menarik sekli nih,,
kata"y jg sangt menyentuh sob,,,

obat herbal kanker paru-paru mengatakan...

mantap nih sob puisinya sangt dalem bgt,,,

nara abdel mengatakan...

Nice Post Gan.
Izin Nanam Jagung Gan.

Download Mp3 Terbaru:
http://MaokLagu.Net

http://BoxLagu.xyz

http://Promp3.Wapka.Mobi

Posting Komentar

[ Kotak Komentar Klasik ]

Blue link↑↑diatas↑↑, bisa kalian gunakan saat kalian kesulitan koment karena sedang ngeblog via ponsel.

Tinggalkan jejakmu disini Sob..
komentar kalian adalah semangat buat Semut untuk menerbitkan entri berikutnya.