Kamis, November 06, 2008

Tentang Perempuan
Part II

Dlm episode :
Mncoba memahami Perempuan terdekat dlm hidupku.

Warning !!!
Jangan Anda membaca ini sebelum Anda membaca postingan sebelumnya.

Dan emang benar dia diambil dari tulang rusukku yg paling atas,
Jika Alloh mmpersatukan qt, dua insan yg berlainan sifat dan perangainya, maka aq hanya bisa berharap, semoga qt dpt saling melengkapi.
Meski terkadang perempuan susah jg di mengerti.
Kadang ia lembut bagaikan salju..
namun kadang jg keras bagaikan batu.

Bnyk perempuan hadir dlm hidupku. Perempuan pertama dtng padaku..
Dia kenalkan aq sepatah kata dng berjuta makna..
Dan aqpun bahagia mnerimanya..
Qt jalani semua dng penuh asa..
Dan coba bayangkan seperti apa kelak anak cucu qt..
Hum...sebuah angan yg terlalu dini utk di wujudkan..
Di saat Qt msh belia..
Di saat Qt msh berada dlm masa peralihan dari remaja menuju dewasa..
Dan ternyata benar.. perempuan itu akhirnya pergi mninggalkan segalanya.
Melupakan janji2 qt utk tetap berdua selamanya..
Yah..selamanya..
Perempuan itu tlh pergi tuk selamanya.
Menghadap Dia sang Pencipta Alam beserta seluruh isinya.

Di suatu waktu dia pintar bertutur manis laksana madu namun terkadang diapun mampu bicara pahit bagai empedu.

Lalu dtng lg padaku Perempuan kedua.
Dia bawakan aq sebuah realita..
Sesuatu yg qt yakini itu nyata.
Dia bangkitkan aq dari duka..
Dia buka mataku dng istilah2 barunya.
Bahwa cinta emang tak selalu hrs bersama.
Bahwa cinta emang untuk dipertaruhkan,
Bahwa cinta emang untuk diperjuangkan.
Aq berharap dia ada utk melengkapi yg tidak ada dlm diriku, emosi, keluwesan, kelemah-lembutan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurus hal2 sepele hingga saat aq gak mampu memahami hal2 semacam, aq berharap dialah yg akan menyelesaikan bagian itu, sehingga tanpa aq sadari, ketika aq menjalani sisa hidupku, aq merasa lebih kuat karena hadirnya dia disisiku.
Namun sayang, perempuan inipun akhirnya tak mampu lg bertahan.
Stlh mencoba melewati beberapa rintangan yg sempat datang tuk mnghadang.
Dan perempuan itupun kini mnghilang..
Aqpun sempat terdiam dlm kebisuan.
Kini aq mncoba jalani hidup tanpa itu semua dan kucoba mngerti perempuan yg telah Ibu pilihkan.
Di tengah masa kebimbangan, tiba2 perempuan ke tiga dtng.
Dng sedikit ragu dia tawari aq sesuatu yg baru.
Awalnya sempat pula kukatakan bhw aq gak mampu.
Namun ternyata semuapun makin terpacu seiring angkuhnya laju sang waktu.
Bahkan dulu sempat ku beranggab bahwa ini yg terindah sepanjang hdpku.
Tanpa sadar bahwa ternyata semua hanya akan tinggalkan luka di akhir cerita.
Aq sungguh tersiksa oleh philosophy cintanya.
Aq tersiksa oleh bayang semunya yg selalu terlintas bersama aroma wangi tubuhnya.
Dan smua kenanganku bersamanyapun, serasa perih mnusuk ke dlm jiwa.
Itu smua karna emang aq trlalu mencntainya.
Sungguh aq gak prnh menyesal dng ini smua.
Aq hanya terdiam kenapa qt diperkenalkan bkn untuk dipersatukan.
Dan dng rela kini aqpun hrs mlepasmu utk jalani hidup bersamanya.

Perempuan emang susah diselami.
Nampak dia cuma sedalam air di kolam itu namun kadang dia jg bs lebih dlm dari samudra yg biru.
Jika ada makhluk yg sangat bertolak belakang, kontras dng laki-laki, itulah dia Perempuan.
Jika ada makhluk yg sanggub mnakhlukkan hati hny dng sebuah senyuman, itulah Perempuan.

Dan lalu dtng lagi padaku perempuan ke empat.
Dia dtng tunjukkan bayang meski itu cuma sekelebat.
Kucoba selami dia dng penuh hasrat.
Kuperhatikan setiap detail dlm dirinya dng begitu cermat.
Dan ternyata dia mnyimpan sesuatu yg emang gak ada pada ketiga sosok sbelumnya.
Prnh dia bilang,
Dia sangat tdk butuh argumentasi2 hebat dariku, yg dia butuh hanya jaminan rasa aman yg keluar tulus dari dasar lubuk hatiku.
Karna dia ada untuk dilindungi, bkn hanya fisik tp jg emosi.
Namun kali ini aq yg gak mampu berikan itu.
Sungguh semua bkn karna aq gak menyanginya, bkn.
Tp karna semata aq emang msh trauma.
Aq gak akan prnh tega mlihat dia terluka hanya karena aq pasti kan pergi mninggalkannya ketika hari itu benar2 tiba.

Karna sesungguhnya tlh hadir pula di dpn mataku Perempuan ke lima.
Perempuan yg kuharap mampu mnjadi tempat berakhir dari petualangan cintaku.
Perempuan ini sungguh gak tertarik dng fakta2 yg akurat, bahasa yg teliti dan logis, yg emang biasa disampaikan scara detail oleh para lelaki.
Yg dia butuhkan hanyalah perhatian, kata2 yg lembut, ungkapan2 sayang yg sepele namun sngt berarti baginya, dan mmbuatnya merasa aman saat aq ada di dekatnya.
Satu yg mmbuatku salut padanya bahwa sekeras apapun batu cadas, lambat laun akan terkikis jg oleh aliran air yg lembut namun continue.
Dia bilang sifat keras lelaki akan mampu ternetralisir oleh kesabaran dan kelembutan hati.

Rumput yg lembut lbh sanggub menopang badai dibandingkan dng pohon yg besar dan rindang.
Begitupun dlm kelembutannya, disitulah letak kekuatan dan ketahanan yg mmbuatnya mampu bertahan dlm situasi apapun.
Rumput yg lembut bkn untuk di injak, tp dia tumbuh untuk mmperindah pohon besar nan rindang yg mnaunginya dari hujan dan panas yg mnerpanya.
Dia rela mnjadi alas untuk daun2nya yg mulai berguguran.
Dia rela mnjadi tempat untuk ranting2 keringnya yg mulai berjatuhan.
Dan untukmu Perempuan terdekatku,
Aq pergi sejak hari ini bkn berarti aq tak lg mncintai.
Aq mnghilang mulai skrg bkn berarti aq tak lagi sayang.
Aq bgini mnutup diri bkn jg ingin kau musuhi.
Tak hanya jiwamu yg teriris, batinkupun mnangis.
Ijinkanlah aq pergi.
Tunggu aja km dsini, karna aq pasti kan kmbali.

TAMAT.

4 comments:

angel mengatakan...

Cpa ea perempuan k 5 kmu . . .Hehehe.
Yakin kmu bkal kmbali ma dy yo. . . ?
Coz kalo kmgkinan itu terasa berat. . .Lbh baek jgn janjikan apa2 daripada hanya utk saling menyakiti.

putridevi mengatakan...

mba may,,, yang ke 5 itu kan jeng ratri... masa gag tau c.... heuheuheu... :p

bdw,, pergi itu brarti yang lkmaren yah... huuuum,, brarti klo dah balik lagi, status dah beda dong ya,,,, ahahhahahah...

*pisss*

riosisemut mengatakan...

@angel:
Ah...km ni May..
Serius pa bcanda sih?
Perasaan uda gamblang deh tulisan aq.
Ya sapa lg yg punya karakter kyk gt, sabar, lembut, telaten dan tdk sombong., bner kta Dv lah.
Apa perlu aq ceritakan tntang dia secara detail?
Tp klo ada yg jelez aq gak mau tanggung lho... hehehe...
@putridevi:
Yup btul, Ratri si wanita jawa ideal (cieeey...)
Aq pergi pasti kan kembali, tp saat kukembali pasti aq uda gak suci lagi.. hehehe... (sok-sok yakin...)

Putridevi mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar

[ Kotak Komentar Klasik ]

Blue link↑↑diatas↑↑, bisa kalian gunakan saat kalian kesulitan koment karena sedang ngeblog via ponsel.

Tinggalkan jejakmu disini Sob..
komentar kalian adalah semangat buat Semut untuk menerbitkan entri berikutnya.